Petang tu, lazimnya setelah pulang dari kerja, aku terus menuju ke kamar tidur di tingkat atas rumah. Lantas aku rebahkan diri atas katil. Sedar-sedar aku dikejutkan oleh kalimah azan Maghrib. Tertidur aku rupanya. Bingkas aku bangun, terpisat-pisat membersihkan tahi mata.
Tiba-tiba, aku rasa hiba, rindu .... pada ibu, pada adik, tak lupa kekasih hati, nun jauh ... jauh dari pandangan mata. Sedih memikirkan aku sendiri di tempat orang, terkapai-kapai menyesuaikan diri dengan persekitaran baru. Aku rindu. Tertanya-tanya sendiri, mungkinkah orang di sini saja yang menanggung rindu, sedangkan yang dirindu tak rasa begitu. Bertambah kesedihan aku. Senja itu memang sendu.
Dengan langkah lesu, aku mengambil telefon bimbit di atas meja solek.
Yes ;D
5 missed call, 2 dari ibu, 3 dari Rid (bf aku)
Maksudnya ...
Aku tahu die orang pun RINDU
Tiba-tiba, aku rasa hiba, rindu .... pada ibu, pada adik, tak lupa kekasih hati, nun jauh ... jauh dari pandangan mata. Sedih memikirkan aku sendiri di tempat orang, terkapai-kapai menyesuaikan diri dengan persekitaran baru. Aku rindu. Tertanya-tanya sendiri, mungkinkah orang di sini saja yang menanggung rindu, sedangkan yang dirindu tak rasa begitu. Bertambah kesedihan aku. Senja itu memang sendu.
Dengan langkah lesu, aku mengambil telefon bimbit di atas meja solek.
Yes ;D
5 missed call, 2 dari ibu, 3 dari Rid (bf aku)
Maksudnya ...


No comments:
Post a Comment